Rupanya perjalanan panjang menyusuri jejak-jejak kehidupan mulai menemukan celah untuk sejenak merebahkan lelah. Jika saja kemarin aku berusaha lebih giat, mungkin jejak tidak hanya sekedar jejak, tetapi bisa berbuah manis ketika aku memijakinya dengan kuat, ketika menengadah ke atas langit, seketika aku tersadar bahwa mataku terlalu banyak melihat ke bawah, sedang diatas sana, sebenarnya ada banyak harapan, tidak terhitung berapa banyak, dan aku tidak perlu bertanya seberapa lama harus melihat kesana....karena sebagian besar mimpi itu diam-diam sudah ku genggam....
Senin, 25 Juli 2011
Rabu, 08 Juni 2011
Senin, 02 Mei 2011
Gema Distorsi
Sebagian jiwa, berkobar dalam basah Hujan
Dilukiskan gambar tersamar diatas lazuardinya...
Uap Resah yang membentang...penat hilang...
Harusnya terbaca, aksara-aksara yang melahirkan makna
mungkin saja akan menjadi mantra, doa yang menggema distorsi di hati
Jika sudah seperti ini,jiwa kita berkobar dalam hujan, pada akhirnya...
kita bertanya sekali lagi....
Dilukiskan gambar tersamar diatas lazuardinya...
Uap Resah yang membentang...penat hilang...
Harusnya terbaca, aksara-aksara yang melahirkan makna
mungkin saja akan menjadi mantra, doa yang menggema distorsi di hati
Jika sudah seperti ini,jiwa kita berkobar dalam hujan, pada akhirnya...
kita bertanya sekali lagi....
Rabu, 27 April 2011
............
Tak terbilang waktu yang terbuang...
Senda gurau kelakar riang, terleawtkan...
Bukan maksud untuk meninggalkan...
Sebab kita dijemput pahitnya kehidupan...
Terabaikan tapi kusayang...
Cinta yang hilang...
Patah arang...
Bukan kepalang...
Waktuku habis, rinduku buang...
Perihku hilang...
Bebas melayang
Senda gurau kelakar riang, terleawtkan...
Bukan maksud untuk meninggalkan...
Sebab kita dijemput pahitnya kehidupan...
Terabaikan tapi kusayang...
Cinta yang hilang...
Patah arang...
Bukan kepalang...
Waktuku habis, rinduku buang...
Perihku hilang...
Bebas melayang
Jumat, 22 April 2011
Senin, 18 April 2011
Pagi, lelaki, misteri & teka-teki
Bungkamlah malam, dan kau sendirian...
bantal-bantalmu semakin menggiurkan, jiwa yg ditinggalkan...
Aku merebahkan lelahku di langit yang kemerahan...
untuk malam yg ditinggalkan....
Pagi...kita bertemu lagi...
kau rengkuh lagi matahari...
Secangkir kopi untukmu...
Selamat Pagi....untukmu wahai Lelaki
Selamat pagi untukmu yang teka teki dan misteri....
bantal-bantalmu semakin menggiurkan, jiwa yg ditinggalkan...
Aku merebahkan lelahku di langit yang kemerahan...
untuk malam yg ditinggalkan....
Pagi...kita bertemu lagi...
kau rengkuh lagi matahari...
Secangkir kopi untukmu...
Selamat Pagi....untukmu wahai Lelaki
Selamat pagi untukmu yang teka teki dan misteri....
Kamis, 17 Maret 2011
Menulis dengan Hati
Selama stock oxygen didunia ini masih dalam kadar unlimited edition, setiap dari kita akan mencatat kejadian-kejadian dalam menit-menit hidup kita. seorang atau sesuatu yang mengigatkan kita tentang kejadian saat ini ataupun dimasa lalu, tidak begitu saja bisa tersave dalam memory otak kita yang mungkin saja hanya bisa menampung elemen2 ingatan kita dalam kapasitas yang sangat kecil.
Banyak hal yang secara sengaja atau tidak disengaja mengingatkan kita kepada peristiwa2 saat ini, atau bahkan kemarin-kemarin. Peristiwa, kisah, cerita yang seperti apa??? hanya kamu, yang tahu jawabannya apa....maka dari itu.....habiskanlah tinta pulpenmu sekarang juga, dan mulai lah menulis saat ini juga, sebelum oxygen didunia ini menjadi Limited edition, satu lagi...sampai ketemu besok...hehehehe
Langganan:
Postingan (Atom)

