Sabtu, 12 Maret 2011

Aku Bangga Menjadi Wanita

Sejak kemarin, sampai saat ini, dan esok, mungkin.... dunia kita akan tetap sama, untuk siapa kita bercerita tentang hidup, semua akan kembali kepada jiwa yang memahami hati, Wanita dan kodratnya, untuk siapa? lelaki yang mencintai atau kah menyakiti? kenapa harus tentang laki-laki saja??? tidak melulu untuk mereka, yang prioritas adalah untuk diri kita, wanita, eksistensi, dan keberadaan kita yang kadang termarginalkan.
Dunia kita akan tetap sama, kehadiran dan kehilangan cinta dari mereka bukan satu-satunya anugerah atau musibah yang bisa saja membelokkan logika kita. Aku, wanita, dan segala elemen2 feminitas yang ada didunia ini adalah produk hidup yang tetap memiliki hati nurani, terbesit kah keinginan kita untuk memulai dan mengakhiri sendiri??? aku rasa tidak mungkin (hehehe).
kita tetap membutuhkan mereka (laki-laki.red), kita membutuhkan mereka dalam setiap menit yang terhitung dalam hidup, dalam diri kita, nafasnya, gairahnya, ide-ide cemerlang yang terkadang membuat diri kita tampak kelihatan begitu bodoh, tapi itulah mereka, makhluk berjenis kelamin berbeda yang memiliki struktur otak yang sangat berbeda dengan kita. 
Dan oleh karena itu, berbanggalah kau wanita, karena keindahan yang sebenarnya digambarkan oleh sang pencipta, terinspirasi dari wanita (ada yang mau membantah teoriku??? silahkan!!!). Karena kelembutan dan keelokan sejati yang dilukiskan oleh sang pencipta, terinspirasi dari wanita, dan karena itu,aku bangga menjadi wanita....

Kamis, 03 Maret 2011

Mentari ku....

Biarkan saja mendung itu semakin pekat, karena percayalah kekuatan Mentari seribu kali lipat lebih besar ketika kau melihat kekuatan Mentari mengubah awan yang berarak menjadi tenang dan tak menyisakan riak. Percayakah kau bahwa dunia akan berubah layaknya mentari yang selalu memiliki kekuatan yang maha dahsyat hanya dengan sapuan sinarnya yang hangat dan kadang menyengat??? kepada siapa manusia membutuhkan kekuatan yang lebih besar untuk mengubah dunia kecilnya, layaknya matahari??? dunia yang terkubur jauh didalam jiwanya, benarkah hanya kepada Tuhan saja??? lalu kepada siapa lagi???

Untuk Mentari, yang selalu memberi, kepada siapapun yang menikmati, mencaci, Mentari selalu ada, menepati janji, semoga banyak manusia-manusia yang mengerti, betapa kehadiran mu tidak hanya menjadi elemen tata surya, tapi juga menjadi inspirasi untuk tulisanku sore ini....Terima kasih Tuhan yang bijaksana menciptakan mentari.... ^_^

Kamis, 08 Juli 2010

Mungkin Hari Ini

Mungkin hari ini kita tak bertegur sapa..
Mungkin hati masih terbelenggu emosi, ahhhh, persoalan hati...
Hari ini, kita tidak saling mengenal, terjebak dalam dunia yang berbeda...

Hari ini, kuputuskan menulis amarah untukmu diatas pasir...
Diatas pasir, amarah ku akan terhapus oleh sapuan ombak, seiring berlalunya waktu...

Dan ketika surut, ketika mata terbuka, dan embun menghalangi cahaya, Aku masih bisa jelas melihat, tak ada tirai penghalang yang menjeratku kembali dalam kebencian..

Hanya sampai disini, di Hari ini...
Kuputuskan tak ada lagi yang tersisa, Tak ada amarah, karena Aku baik-baik saja...

Selasa, 22 Juni 2010

Don Juan ku.....

Hari ini, mata hati terbuka, melihat betapa luasnya Dunia...Bebas dan tak berbatas....
Itu persepsiku tentang Dunia..
Menyimpan misteri, yang sebagian terjawab kemarin...
Cinta....Cinta...Cinta...sang Don Juan...
Menggairahkan...sekaligus menyakitkan......

Senin, 19 April 2010

Oryza sativa

Belukar di Senja merah pekat
Penat tak terlihat
Tertutup Hingga ke Liang yang dalam
Oryza Sativa.....
Merekah menembus perut2 manusia
yg lapar.....
Belukar di Senja merah pekat
perjuangan tak terhenti, bukan salahmu tumbuh di bumi
mengapa Oryza sativa?
Karena dia dirasakan manusia...

Selasa, 09 Maret 2010

Cinta dalam Sepotong Roti (Karya Fira Basuki)

Aku menunggu sejak saat itu
Ketika kau berikan roti padaku
Kugigit dan isinya merasuk sukmaku, kamu....

Kau bawa hatiku bersamamu
Tetapi angin telah berlalu
Cepat tanpa menghirau takdir yang lalu

Membawa cintaku dan membiarkannya hinggap
Pada tubuh yang selalu disini bersamaku..
Sedangkan kamu?
Dimana???

Kamis, 31 Desember 2009

2009 dalam sejarah

2009 dalam sejarah, Banyak waktu terbuang sia-sia, banyak dosa yang ada dengan sengaja maupun tak sengaja, sadar aku memang manusia biasa. Tuhan, 22 Tahun aku telah melewatinya. Menangis dalam gendongan ibu, merangkak, berjalan, hingga berlari. Begitu seterusnya...
Tapi, apakah Aku telah melakukan sesuatu????

Belum ada satupun yang dapat kulakukan untuk kebahagiaan mereka orang-orang yang terkasih. Ayah, yang telah bersamaMu semoga tetap dalam Ridhomu. Ayah, yang pernah memanggilku Bunda, semoga selalu bahagia dengan Kekasihnya, Slamanya dia segalanya...


Tak ada yang istimewa dariku, tetapi Ibu selalu berkata bukan dengan lisannya "Kau lebih dari segalanya". Dia mengatakannya dengan hati, dan aku dapat membacanya. Maafkan Tuhan, kata-kata itu begitu indah, tetapi Kau lah yang Maha menentukan. Terima kasih Tuhan, ternyata kesempatan itu kau berikan lagi, meskipun aku selalu mengecewakanMu.