Selasa, 22 Juni 2010

Don Juan ku.....

Hari ini, mata hati terbuka, melihat betapa luasnya Dunia...Bebas dan tak berbatas....
Itu persepsiku tentang Dunia..
Menyimpan misteri, yang sebagian terjawab kemarin...
Cinta....Cinta...Cinta...sang Don Juan...
Menggairahkan...sekaligus menyakitkan......

Senin, 19 April 2010

Oryza sativa

Belukar di Senja merah pekat
Penat tak terlihat
Tertutup Hingga ke Liang yang dalam
Oryza Sativa.....
Merekah menembus perut2 manusia
yg lapar.....
Belukar di Senja merah pekat
perjuangan tak terhenti, bukan salahmu tumbuh di bumi
mengapa Oryza sativa?
Karena dia dirasakan manusia...

Selasa, 09 Maret 2010

Cinta dalam Sepotong Roti (Karya Fira Basuki)

Aku menunggu sejak saat itu
Ketika kau berikan roti padaku
Kugigit dan isinya merasuk sukmaku, kamu....

Kau bawa hatiku bersamamu
Tetapi angin telah berlalu
Cepat tanpa menghirau takdir yang lalu

Membawa cintaku dan membiarkannya hinggap
Pada tubuh yang selalu disini bersamaku..
Sedangkan kamu?
Dimana???

Kamis, 31 Desember 2009

2009 dalam sejarah

2009 dalam sejarah, Banyak waktu terbuang sia-sia, banyak dosa yang ada dengan sengaja maupun tak sengaja, sadar aku memang manusia biasa. Tuhan, 22 Tahun aku telah melewatinya. Menangis dalam gendongan ibu, merangkak, berjalan, hingga berlari. Begitu seterusnya...
Tapi, apakah Aku telah melakukan sesuatu????

Belum ada satupun yang dapat kulakukan untuk kebahagiaan mereka orang-orang yang terkasih. Ayah, yang telah bersamaMu semoga tetap dalam Ridhomu. Ayah, yang pernah memanggilku Bunda, semoga selalu bahagia dengan Kekasihnya, Slamanya dia segalanya...


Tak ada yang istimewa dariku, tetapi Ibu selalu berkata bukan dengan lisannya "Kau lebih dari segalanya". Dia mengatakannya dengan hati, dan aku dapat membacanya. Maafkan Tuhan, kata-kata itu begitu indah, tetapi Kau lah yang Maha menentukan. Terima kasih Tuhan, ternyata kesempatan itu kau berikan lagi, meskipun aku selalu mengecewakanMu.

Minggu, 20 Desember 2009

HATI TAK LAGI BERTUAN

Aku adalah sepenggal kata yang tergores di atas kertas yang berdebu
Aku adalah lukisan yang tertuang dari nurani-nurani yang bisu
Aku adalah lautan hitam tak lagi tertembus biru lazuardinya
Aku adalah mutiara hitam yang berbaur dalam kesunyian palung lautan dalam
Hatiku tak lagi bertuan...

Kamis, 19 November 2009

Komposisi sunyi

seperti hujan, basah hati yang muram tak berpeluh cahaya yang diselimuti kedamaian. ada jalan panjang menuju kebahagiaan, seperti apa seharusnya langkah kaki ku tujukan. pernah mata berbicara kepada sang adam, kutikam mata hatiku dalam berharap racun itu pecah mambuyarkan bingkisan2 bingkisan mimpi yang terpendam dalam hati yang mati....

hening, tak ada sepenggal kata yang memekakkan telinga...hati goyah karena sepinya, melangkah kaki itu menuju terang, pecahan demi pecahan amarah murka menjelma menjadi kerikil tajam yang menusuk permukaan kulit yang dibasahi hujan kala mentari enggan menyelimuti dengan terang...

terseret langkah yang basah bersimbah darah dan peluh... berteman langit yang tidak menemukan tempatnya yang biru. laut serta merta menjadi hitam terpantul awan kelam yang enggan memberikan senyuman...
ada jiwa menyala dengan jubah hitamnya yang lusuh termakan waktu yang terbuang sia-sia...
Aku hanya ingin pulang....


Selasa, 17 November 2009




Senja itu, langit dihiasi awan keemasan....
memantulkan cahayanya hingga ke ujung hati yang temaram nyaris padam
ada hati yang rindu disana...

benarkah angan dan harapan itu telah mengkristal dan menjelma menjadi abu yang akhirnya terbang tanpa meninggalkan jejak hitamnya?
siapa yang memahami hati yang bertanya, untuk siapa puisiku ini?